Ketua Fraksi Nasdem DPRA Soroti Kelangkaan BBM di Barat Selatan Aceh

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Ketua Fraksi Partai Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Nurchalis . Foto. Ist

Ketua Fraksi Partai Nasdem Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Nurchalis menyoroti kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Pantai Barat Selatan Aceh.

Nurchalis menyoroti kelangkaan BBM ini telah mengganggu perayaan dua momen penting bagi masyarakat Aceh, yaitu Hari Damai Aceh ke-20 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.

“Dua momen sakral ini seharusnya tidak boleh dirusak oleh masalah kelangkaan BBM. Ini sangat mengganggu perayaan masyarakat,” tegas Nurchalis, Banda Aceh, Jumat 15 Agustus 2025.
Nurchalis yang juga perwakilan rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) Aceh 10 ini menegaskan bahwa dampak kelangkaan BBM yang terjadi itu sudah meluas dan tidak lagi hanya sebatas ketidaknyamanan pengendara.
Ia menyebutkan bahwa dampak dari krisis BBM ini secara nyata telah menghambat aktivitas harian dan roda perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah Pantai Barat Selatan Aceh.
Ia mendesak pihak Pertamina untuk segera merespons dan memberikan penjelasan secara transparan terkait krisis BBM yang meresahkan masyarakat ini.
“Banyak warga yang melapor ke saya, para petani, nelayan dan pelaku UMKM yang mengandalkan transportasi untuk distribusi barang kini terhenti di tengah jalan. Perjalanan warga untuk bekerja dan berobat pun menjadi terhambat,” tambahnya.
Lebih lanjut, Nurchalis menyebutkan bahwa kelangkaan BBM yang terjadi bukan sekadar isu teknis, tetapi sudah menjadi masalah sosial yang merugikan semua pihak. Banyak masyarakat yang terhenti produktivitasnya akibat kondisi tangki bensin yang kosong.
“Pertamina harus segera merespons kelangkaan BBM ini, jangan sampai berlarut-larut,” tegasnya.
Dalam pernyataan resminya, Nurchalis menyoroti kelangkaan BBM ini telah mengganggu perayaan dua momen penting bagi masyarakat Aceh, yaitu Hari Damai Aceh ke-20 dan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Republik Indonesia.
DPRA Akan Panggil Pertamina
Menganggap situasi ini sudah sangat darurat, Nurchalis menyatakan akan meminta Ketua Komisi III DPRA, Aisyah Ismail atau Kak Iin, untuk segera memanggil pihak Pertamina.
“Kami ingin Pertamina datang dan menjelaskan secara langsung, mengapa pasokan bisa terhambat. Masyarakat berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi,” jelas Nurchalis yang juga Anggota Komisi III DPRA.
Ia juga berharap Pertamina bisa bertindak cepat untuk menormalkan pasokan yang sedang kosong itu.
“Kami mendesak Pertamina untuk segera mengambil langkah konkret. Jangan sampai peringatan kemerdekaan dan perdamaian Aceh terganggu hanya karena masalah BBM kosong,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *